Marina Barrage

Santai dulu

Awal masuk biasa saja, seperti masuk ke bangunan dam atau bendungan.  Sempat heboh banyak kaki seribu yang mirip ulat di jalan masuk, maklum keluarga didominasi kaum hawa, yang handsome cuma sendiri.  Otomotis pada histeris kalau liat mahluk yang bernama ulat.  Kalau sudah gini biasa deh saya berubah menjadi super dad. 😛

Lantai dasar Marina Barrage banyak orang berolah raga, ada yang naik sepeda, ada yang berlari, semuanya terlihat terengah-engah dan berkeringat.  Semangat berolah raga warga Singapore sangat tinggi.  Sepertinya paham betul arti dari semboyan mens sana in corpore sano.

Dam Marina Barrage

Menikmati suasana lain saat berwisata di Singapore, silahkan coba visit ke Marina Barrage.  Dam reservoar fresh water, yang tidak jauh dari pusat kota.  Berfungsi untuk penahan air laut pasang kedalam teluk Marina atau pengontrol banjir, sumber fresh water , serta sarana rekreasi.  Lokasi nya bersebelahan dengan  Garden by the Bay.  Kalau mau kesana turun di Marina Bay MRT, lalu exit pintu B, lanjut jalan kaki ke halte bus 400 di Marina Bolevard.  Dekat halte bisa foto-foto dulu dengan background Esplanande di kejauhan.  Turun di pintu masuk Marina Barrage, pulang juga sama gunakan bus 400.

Layang Layang

Saat di lantai dasar kurang terlihat indahnya, tapi saat sampai di lantai atas, baru deh wow terbengong- bengong, indahnya pemandangan.  Hamparan  padang rumput hijau diatas gedung dengan latar skyscraper Singapore city dan laut biru.  Ramai orang pada berfoto dan bermain layangan.   Luar biasa indahnya Marina Barrage.

Ke utara pemandangan gedung-gedung di Singapore, ke selatan tampak kapal-kapal tangker berbadan besar sedang berparkir rapih di laut lepas.  Marina Bay Sand dan Singapore flyer sangat jelas terlihat.  Bisa jadi background yang ciamik untuk berfoto.  Banyak yang sedang melakukan foto prewedding di lantai atas Marina Barage.

Kejar Perahu

Yang nggak kalah serunya, banyak juga keluarga pada berusaha menerbangkan layangan dengan model yang lucu-lucu.  Anginnya cukup kencang, sangat ideal untuk bermain layang layang.  Tapi main layangannya tidak seseru di Indonesia, yang gunakan benang gelasan untuk saling mengadu layangan di udara. 😛

Banyak yang berleha-leha di padang rumput, sambil tersenyam senyum manja minta di foto.  Tempat yang sangat ok untuk berfoto keluarga.  Sekali lagi jangan lupa bawa tripod, jangan malas ntar bakal menyesal kalau tidak bawa.

@ Marina Barrage

Hebat benar diatas gedung saja, rumput hijau tumbuh subur.  Ide yang okeh untuk dicontoh.  Oya bangunan ini pernah mendapat penghargaan dari American Academy of Environmental Engineers and Scientists (AAEE) tahun 2009.  Dam ke 15 yang telah dibangun pemerintah Singapore, konon pembangunannya sendiri menghabiskan dana sampai 3milyar SGD.

Pantut ditiru nih bangunan, untuk perkotaan pesisir pantai Indonesia, sehingga ketersedian fresh water bisa teratasi, dan banjir ketika laut pasang dapat terkontrol.

Selamat berwisata.  Jangan lupa tonton video singkat berikut.

Categories: Travel Note | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Haji Lane

Jump @ Haji Lane

Kalau tidak salah, sudah dua atau tiga kali makan di Singapore Zam Zam, tapi kami tidak perhatikan gang satu ini.  Haji Lane berupa gang di area Kampong Glam, sejajar dengan Arab Street, tidak jauh dari Mesjid Sultan dan Singapore Zam Zam Restaurant.  Gang nya unik karena banyak butik house, cafe dan mural yang ciamik di dinding rumah tua.  Kalau mural lukisan outdoor bisa di dinding, trotoar dll ala seniman jalanan, sedangkan kalau graffiti kan tulisan nyeni di outdoor, jadi agak sedikit berbeda.

Tatap Mata Kami

Kalau di Bogor ada Taman Corat Coret, di Korea ada kampung mural di Ihwa Village, nah kalau di Singapore ada Haji Lane.  Sebagai penggiat fotografi amatiran, tentunya wajib mencari lokasi yang unik-unik untuk berfoto.  Liburan kemaren, kami ke Singapore dengan target explore foto di Haji Lane.

Haji Lane kalau dari arah North Bridge Road, dicirikan dengan cafe I am di depan mulut gang.  Tulisan cafe I am ini mirip tulisan merahnya Amsterdam difoto-foto.  Depan gang ada juga tulisan Haji Lane, jadi cukup mudah nyarinya.

Merah Putih

Jumat malam kemaren saat beres makan di The Ramen Stall, kami lanjut dengan cari Seven Eleven atau minimarket di sekitar Singapore Zam Zam, untuk cari mineral water.  Maklum di hotel kami menginap, Aliwal Park Hotel, hanya disediakan dua mineral water gelas saja.  Tentunya kurang, apalagi kalau malam, kk n ade suka bikin pop mie, otomatis kurang banget.

Nggak sengaja lihat gang Haji Lane dari seberang North Bridge Road.  Karena malam, gangnya agak gelap, tapi banyak muda mudi yang penuhi cafe di Haji Lane, karena agak remang dan kurang kondusif, kami putuskan untuk explore Haji Lane besok pagi.

Biru Tosca

Sabtu pagi, sebelum sarapan kami bergegas ke Haji Lane, maklum kami penganut faham photographer professional, yang salalu menyarankan berfoto di pagi hari.  Pagi hari sinar matahari membentuk sudut jadi sangat membantu pencahayaan yang natural.  Selain itu kalau pagi suasana masih agak sepi, jadi kalau berfoto di tempat wisata bisa lebih leluasa.  Bisa explore beragam gaya.  Gaya punggung, gaya batu, gaya kupu kupu dll.  😛

My 3 Angels

Kesan pertama, rumah rumah tua di Haji Lane disulap jadi butik dan cafe,  semua didandani habis exterior nya, berkesan sangat nyeni tampilan butik dan cafe nya.  Seni mural nya juga luar biasa, bisa lihat dari foto-foto di blog ini.  Nggak bakal nyesel deh foto di Haji Lane, jangan lupa bawa tripod juga, biar tidak reportin orang lain untuk berfoto full team.

Time After Time

Awalnya kenal Haji Lane ini, dari Instagram, bikin penasaran untuk explore nya.  Nah saran buat pak Menteri Pariwisata Republik Indonesia tercinta, ayo maksimalkan Instagram, meng hits kan suatu daerah bisa sangat efektif dan cepat.  Tentunya tetap dengan objek yang layak jual.

Pening Hours

Selesai explore dan bergaya di Haji Lane, kami lanjut sarapan di Singapore Zam Zam dengan menu Bihun dan Nasi Goreng Ikan Bilis, dengan minumnya Teh Tarik dan Kopi O.  Oya informasi juga untuk para pencinta kopi sejati yang sedang berwisata di Singapore, kalau cari Kopi hitam, cari saja Kopi O, jangan Kopi Cino, kalau Kopi Cino itu Cappucino maksud nya.

Orange Efek

Cinta Sampe Tuhe

Cinta Sampe Tuhe

Selamat berwisata.  Selamat berfoto.  Tetap stay tune di ngirittraveler, karena habis ini akan ngulas Marina Barrage.  Thx berat.. sewangsulna.

Note : Stasiun MRT terdekat Haji Lane adalah Bugis MRT Station, dari sini bisa dilanjut dengan jalan santai atau berlari kencang, hehe. 😛

Wow

Categories: Travel Note | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Mozza Bistro

Ade @ Mozza Bistro

Mau makan serba keju di Bogor, datang saja ke Mozza Bistro.  All about cheese.  Resto di Jl Achmad Adnawijaya (Pandu Raya) no 128 Bogor, disebelah Surabi Duren SiKabayan Cafe yang super maknyus.  Saking serba keju, bangku makannya saja dibuat mirip kaya keju-keju raksasa.  Walau masih tahap uji coba bukanya, tapi saya rasa sudah ok pelayanannya.  Yang kurang hanya di discount nya saja diperbesar, hehe.

Sensasi culinary duet maut sangat terasa, gimana nggak. Mozza Bistro spesial serba keju, aroma Belanda kental terasa. Bertetangga dengan Kabayan Cafe spesial Surabi Duren, tradisional kudapan khas tanah Pasundan.  Cita rasa blasteran sangat kuat terasa, mungkin di kota lain tidak ada yang seperti ini.

Malam minggu lalu kami makan di Mozza Bistro, nyobain Taiwan Crispy Fried CK Hot Plate + Rice dan Chicken Katsu With Cheese, dengan minumnya Lemon Tea Mint Jumbo.  Karena kami orangnya penuh dengan rasa kebersamaan, jadi makannya satu plate berdua.  Maklum sudah larut malam, dinner nya nggak boleh banyak-banyak, lagi diet ketat.  Kalau mau jujur sih, sebenarnya ini cuma modus kami untuk ngirit saja. 😛 Baca lebih lanjut

Categories: Culinary | Tag: , | Tinggalkan komentar

Foresthree

Kk & Me

Tempatnya x lapangan futsal, sekarang disulap jadi cafe nge hit seantero Bogor raya.  Gimana nggak ngehit, duplikat pohon African-baobab yang segede gambreng saja ada didalam cafe, dengan latar depan hamparan hijau rumput sintetis untuk area berselfie ria.  Jadi silahkan mau berfoto pake gaya salto, kayang, levitasi, koprol, handstand dll bisa diperagakan disini semua. Baca lebih lanjut

Categories: Culinary | Tag: , | Tinggalkan komentar

Kuliner Malam Bogor

Gulai Tikungan

Gulai Tikungan

Berburu kuliner malam di Bogor, yang anti mainstream, coba ke seberang Seafood Bonex 69 / Soto Lamongan 99, Jalan Jenderal Soedirman Bogor.  Sekarang banyak anak muda yang kreatif dan mandiri pada buka tenda kuliner seputaran Taman Peranginan Kota Bogor.

Tenda Gultik

Tenda Gultik

Tikungan pintu masuk ruko Alamanda dan Pecel Lela ada yang jual Gulai dengan nama Gultik atau Gulai Tikungan, sepiring hanya 10 ribu rupiah, tapi nasinya minimalis, pas untuk yang sedang masuk masa diet.  Warung tendanya minimalis, sehingga tidak menggangu tikungan jalan masuk yang ada.

Ketan Susu Coklat Keju Sultan

Ketan Susu Coklat Keju Sultan

Menu Sultan

Menu Sultan

Dekat Gutik ada yang jual Ketan Susu dan Wedang Ronde, namanya warung tenda traditional food Sultan.  Ketan Susu Coklat Keju nomor satu rasanya, sip banget, ehm #yummy.  Wedang Ronde nya juga wokeh, bikin badan dan hati jadi lebih hangat.  Duduk di kursi hingga lesehan pun ada di warung tenda Sultan.  Ketan Susu tersaji dipiring kaleng jadul yang menambah keunikan sajian.

Wedang Ronde

Wedang Ronde

Ketan Susu Keju

Ketan Susu Keju

Sate Maranggi Asin X Taichan

Sate Maranggi Asin X Taichan

Jalan sedikit dari tenda Ketan Susu Sultan, akan bertemu dengan warung tenda Sate Maranggi Asin x Taichan, selalu ramai pembeli, didominasi anak muda.  Per tusuknya Rp.4000, jual lontong juga, biar tambah pas makan satenya.  Di jamin ramai sampe cari tempat duduk saja full.  Kami saja satenya dibungkus, makannya nebeng di warung Gultik, piringnya juga pinjam yang punya warung Sultan.

@ Sate Maranggi Asin X Taichan

@ Sate Maranggi Asin X Taichan

Komplit sudah kuliner malam dengan kombinasi Gulai, Sate, Ketan Susu ditutup dengan Wedang Ronde.  Selamat berburu kuliner malam di Bogor, bro…
Categories: Culinary | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

OJJU k-food

Rolling Cheese & Chicken Drumstick

Rolling Cheese & Chicken Drumstick

Mau merasakan kuliner dengan antrian lebih dari satu jam, silahkan datang ke restaurant OJJU k–food, Kota Kasablanka, Jakarta.  Kami saja antrinya satu setengah jam lebih, luar biasa bukan.  Tapi aneh, nunggunya nggak pakai kesel, soalnya bisa sambil window shopping di mall Kota Kasablanka.  Nomor antrian minta di counter depan restaurant, sedangkan check progress antrian ada di www.ojju.co.id/kk/b, jadi nggak usaha bengang bengong nunggu di depan restaurant.  Antrian terbagi 3 grup, 1-3 pax, 4-6 pax dan >7 pax, o ya.. jangan lupa kalau terlewat 3 nomor, antrian anda akan hangus, ihik.  Waspadalah waspadalah jangan sampai terlewat.

Restaurant Korea satu ini agak berbeda dengan restauran Korea lainnya, diatas meja dilengkapi kompor camping buat masak-masak.  Menu makannya juga tidak terlalu banyak, ada Budae Jjigae dengan pilihan Beef, Chicken, Seafood atau Vegetables, kami coba yang Seafood.  Menu Rolling Cheese dengan paket pilihan Beef Ribs, Chicken Drumstick atau Chicken Wings.  Kami pesan Chicken Drumstick plus Nasi Goreng supaya bisa lihat telor lope nya.  Selain itu ada menu Andong Jjimdak, untuk menu satu kami tidak pesan. Baca lebih lanjut

Categories: Culinary | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Warung Makan Mbak Tum

Warung Makan Mbak Tum

Warung Makan Mbak Tum

Warung tenda pinggir pertigaan jalan MT Haryono daerah Peterongan – Semarang.  Jualan Nasi Gudeg, Lontong Opor, Koyor, Ayam Goreng, Babat Goreng dan Pete.  Kami tahunya dari supir Blue Bird, infonya Ivan Gunawan beserta crew pernah makan di Warung Makan Mbak Tum ini.  Di acara Dangdut Academia, Ivan Gunawan juga bertestimoni masakan Mbak Tum rasanya juara sekali bro.  Otomatis sebagai agen rahasia dunia perkulineran tentunya kami sempatkan makan di warung Mbak Tum. Baca lebih lanjut

Categories: Culinary | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Liburan ke Semarang

Semarang dilihat dari lantai 30 dari Star Hotel

Semarang dilihat dari lantai 30 Star Hotel

Kk berenang di ketinggian

Kk berenang di ketinggian

Libur akhir tahun waktunya terbatas, karena kk masih ada ujian, hanya bisa tanggal 31 Desember, 1 dan 2 Januari saja.  Otomatis harus putar otak, ketempat yang berkesan, tidak pakai macet, dan bisa leha-leha tidur panjang.  Sebagai detektif wisata papan bawah, sudah pasti suka sama teka-teki seperti itu.  Setelah evaluasi mendalam beberapa destinasi serta biayanya, diputuskan ke Semarang saja.  Tanpa ragu seluruh anggota team setuju.

Sabtu, 31 Desember berangkat kami ke Semarang dengan kereta Agro Anggrek Pagi, jam 9.30 dari Gambir.  Sampai di Gambir kepagian, jam 7 pagi, otomatis dari jam 7 sampai di jam 9 hanya diisi dengan sarapan di Mc D plus bengang bengong nggak jelas mau ngapain lagi,.  Maklum traveler kerajinan. 😛 Baca lebih lanjut

Categories: Travel Note | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Curug Cigamea

Curug Cigamea

Curug Cigamea

Maksud hati ingin wisata ke air terjun Niagara di Amrik, apadaya kurang cukup modal untuk dapat kesana.  Sebagai detektif geowisata profesional, ketidak cukupan modal bukanlah hambatan.  Yang penting semangat untuk melihat keindahan air terjun tetap membara.  Kebetulan kami belum lihat air terjun Cigamea, minggu kemaren kami luangkan waktu untuk kesana, meredam kekecewaan karena belum mampu ke air terjun Niagara. 😛

Curug Cigamea ada di kawasan Gunung Salak Endah, Kecamatan Pamijahan Bogor.  Kami masuk dari gerbang Gunung Sari Pamijahan.  Kawasan Gunung Salak Endah ada dua pintu gerbang masuk, satunya lagi dari gerbang Gunung Bunder.  Kawasan wisata ini banyak terdapat air terjun, ada Curug Cihurang, Ngumpet, Pangeran, Seribu dan Cigamea.

Pemandangan Dekat Gerbang Pamijahan

Pemandangan Dekat Gerbang Pamijahan

Selain air terjun, ada juga pemandian air panas, bumi perkemahan, wisata Kawah Ratu serta Panorama.  Panorama adalah lokasi berfoto dengan pemandangan lembah hijau dengan hamparan sawah yang luas, sangat menyegarkan mata, hati dan pikiran. Baca lebih lanjut

Categories: Travel Note | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

My Thai

Nasi Goreng Nanas

Nasi Goreng Nanas

Sebagai detektif kuliner papan atas, malam minggu kemaren kami berburu kuliner yang sedang ngehit seantero jagat raya.  Putar puter di jalan Pandu belum juga menemukan resto yang dicari, dengan kriteria baru, unik, ngehit, serta dicintai masyarakat banyak.  Ada ide untuk cari resto seputaran Bogor Medical Center (BMC), otomatis mobil diarahkan melalui jalan Padi – Bina Marga.

Secara tak sengaja kami lihat resto My Thai di Jl Padi no 8.  Resto baru, cita rasa Thailand, dengan pengunjung yang banyak, terbukti dibutuhkan kesabaran saat parkir mobil, karena banyaknya mobil pengunjung yang parkir.  Waiting list juga menghadang kami saat kesana, jam waktu itu sudah menunjukan lebih dari 8 malam. Baca lebih lanjut

Categories: Culinary | Tag: , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.