Mutiara Corner

Tempat nya pinggir pantai, di ruko Bandar Balikpapan. Termotivasi lagi untuk mengisi blog ku yang sudah lama tidak ada tulisan masuk. Malam Minggu, 20 Sep. 08, saya mulai boring di kamar kos, nggak tahan panasnya kaya di sauna. Timbul ide untuk minum juice mangga. Biasa minum itu juice di taman Bekapai, pikir punya pikir malas juga kalau minum disitu lagi suasana nya nge bosenin.

Ada ide coba minumnya dekat pantai sambil mendengar deru ombak, kebetulan anginnya lagi kencang. Kaki dengan otomotis ke arah depan Connection Cafe belakang ruko Bandar, di depannya ada corner cafe kelas menengah, tapi langsung open sea maksudnya menghadap langsung ke laut. Juice mangga pun dipesan, 3 batang rokok marlboro habis saya isap. Deru obak luar biasa saya dengar dengan latar belakang lampu-lampu rig minyak lepas pantai. Timbul motivasi untuk menulis lagi.

Agustus s/d September saya habiskan waktu fokus ke pekerjaan eksplorasi ala kantor. Sepertinya tidak terlalu banyak kemajuan dalam bekerja. Mungkin motivasiku di kantor Balikpapan kurang sip bawaannya mau migrasi aja ke kantoran Jakarta. Mengingat lagi ramenya bursa kerja di eksplorasi batubara.

4 x saya ke lokasi, seperti biasa jadwal rabu hingga jumat. Pertama fokus ke Bangkalaan, kedua fokus ke Bunati, ketiga fokus ke Satui dan keempat fokus ke Senakin. Kasian aku liat campnya wellsite geologist dan crew di lokasi, tidak seperti camp eksplorasi yang bonafid. Mungkin yang hanya berjiwa pencinta alam aja yang bisa survival keseharian seperti itu.

Yach seperti itu kalau kerja eksplorasi gaya orang kita, penuh efisiensi, penuh pengiritan, tapi kalau sudah produksi lupa deh sama team eksplorasinya. Begitulah nasib pekerja eksplorasi bukan pekerja tambang loh. Mungkin ini juga yang membuat saya kurang semangat bekerja. Rasanya mau cepat cepat aja jadi manager eksplorasi, biar dapat menjadikan suasana kerja di eksplorasi itu lebih beradab.

Saya tinggal menghitung hari untuk mudik lebaran, lumayan juga bisa sampai 2 minggu di Bogor bersama ade, kk dan ummi. Mungkin untuk sementara saya lupakan dulu beban seharian kantor. Bersilahturahmi dan bermaaf maaf an di hari lebaran itu sangat nikmat untuk dilakukan. Kerja itu saya pikir ibarat waktu dari 1 lebaran ke lebaran berikutnya. Uang yang kita kumpulkan biasa untuk di momen ini. Luar biasa Idul Fitri, selalu membuat saya termotivasi dalam menikmatinya.

Tetapi baru tahun ini semua pemasukan terpotong pajak yang cukup luar biasa besarnya. Ingin rasanya jadi anggota KPK untuk menangkap para koruptor, gimana tidak pajak besarnya seperti itu. Seharusnya bisa jadi tambahan untuk dirumah, tetapi kalau uang itu hanya untuk nyuapin para pelaku korupsi di pemerintahan buat apa juga. Mendingan uang itu kita zakatin lebih bermanfaat untuk fakir miskin.

NPWP juga sekarang suatu keharusan tetapi untuk laporan keuangan negara kita gelap tidak tau sur plusnya. Rumah belum punya. Sekalinya dapat yang layak harus kredit, sudah kredit juga dikenakan pajak pula. Seperti apa ini regulasi yang ada. Orang belum punya apa apa ko dikenakan pajak. Kerja yang ada juga cuma sebatas untuk mencukupi makan, sandang dan pendidikan. Mau kearah papannya harus berjuang dalam kreditan bank. Hard life juga hidup di Indonesia.

Gimana pada tidak banyak yang stress tinggal disini. Liat aja itu acara kriminal di tv, nggak ada habis habisnya. Hanya satu cara kita menghadapinya. Pikir untuk apa kita hidup, kalau bukan semata mata beribadah pada Nya. God help Your umat. I love You.

Iklan
Categories: Story, Travel Note | Tag: , , | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “Mutiara Corner

  1. Hi Ki… pa kabar?
    hehe udah lama ya ga ketemu.. iseng-iseng surfing malah nemu blog-nya Uki.. hehehe… salam buat keluarga ya..

  2. met lebaran Ki, maaf lahir bathin, posisi msh dibalik papan?

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: