Galau

Cukup lama gue nggak nulis di blog ini, hampir 2 tahun 2 bulan di cuex in.  Gue coba isi lagi; dimana gue sekarang sebenarnya lagi galau.  Maklum lagi dalam tahap resign dari kerjaan.  Itulah manusia selalu diliputi galau, mungkin karena kita semua punya keterbatasan untuk tidak dapat melihat kedepan kita akan jadi apa dan peristiwa apa yang akan terjadi.  Tapi menurut kata bijak om Mario Teguh, galau itu ada positifnya, he said tanda tanda orang mau naik tingkat lebih tinggi, dan sebaiknya semua nya dipercepat agar galau itu dapat hilang.  Terus terang gue saat ini mau cepat cepat ke tgl 26 Oktober, karena hari itu hari terakhir gue kerja di Balikpapan.

Sebenarnya yang bikin galau, kreditan yang gue jalani sekarang, bermodal Basmalah, Insya Allah gue bisa beresin.  Risk yang gue ambil cukup lumayan bikin deg deg an.  Tapi easy aja kalau nggak begini kapan lagi gue bisa dekat sama keluarga.  Kadang kadang kita selalu selalu berpikir matematis yang berlebihan tetapi kita pada tidak menyadari ada formula matematis yang lebih dahsyat yaitu dari Allah, dimana semua sudah diaturkan oleh Nya.  Jadi rejeki anak, istri, ibu itu sudah diatur cuma kebetulan perantaranya melalui gue.  Sebenarnya tinggal punya etos ikhtiar yang tinggi, fokus dan jauhi dosa,Insya Allah gue bisa jadi jembatan rejeki untuk anak,istri dan ibu.

Sekian dulu tulisan gue.

Sudah malam, dari salah satu kamar di Tanjung Pemancingan, Kotabaru

Iklan
Categories: Story | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: