Day 3, Goes to Singapore

Bangun pagi ku terus mandi, sudah mandi ke Kampong Glam lagi, untuk makan di Zam Zam restaurant, nih resto tua banget berdiri sejak 1908, berarti umurnya sudah 96 tahun, Authentic Halal Indian Cuisines. Pesan nasi Briyani belum ada karena kepagian, akhirnya murtabak ukuran kecil bisikan tamu resto & prata egg. Habis breakfast langsung kami ke Garden by the Bay dengan bus turun di depan MBS hotel, langsung berfoto di bawah MBS, cari cari jalan untuk ke Garden by the Bay kami nyebrang dulu ke Art Science Museum, bangunan putih yang artistik dan nyambung ke Jembatan Helix yang futuristik. Banyak anak anak muda pada lari nggak pake baju disini, saya tebak mereka tentara atau polisi yang berwajah boy band. Jalan jalan terus masuk ke arah Garden by the Bay, tak lupa foto ria dengan latar belakang Singapore Flyer disebelah Utara dan Supertree di sebelah Selatan. Jalan terus akhirnya menemukan Flower Dome rumah kubah kaca untuk tanaman berbunga, disebelahnya ada Cloud Forest dome didalamnya ada hutan basah dan air terjun, gile idenya ciamik bro, nggak punya hutan basah dibuat hutan dalam rumah kaca plus air terjunya pula. Toilet di sini dilengkapi kran air yang bisa langsung diminum, kebetulan persedian air sudah menipis, refill lagi.

Singapore FlyerMarina Bay SandsNaik ke lantai 2 disana ada pohon & buaya purba, sip untuk background selfie. Trus jalan lagi mendekati Supertree Grove, ketemu batu-batu yang dipoles seperti telor raksasa, keluar dech geologist spiritnya untuk mendriskripsi tuh batu, sepertinya andesit karena teksturnya andesitik, masih ingat juga deskripsi batuan beku nih. Sampe di area Supertree Grove, serasa jadi pemain film Avatar yang lagi di planet Pendora. Terlihat orang orang pada nyebrangi jembatan antara Supertree, luar biasa nich idea wisata Garden by the Bay, jangan dari si Cameron penulis naskah film Avatar. Trus kami jalan mengikuti arah ke MRT, ternyata banyak pemandangan yang luar biasa. Ketemu jembatan setelah Malay garden, disini ok banget untuk berfoto, ke Barat Marina Bay Sands menjulang tinggi, ke Utara Singapore Flyer berputar, ke Barat Garden by the Bay, luar biasa. Lewati jembatan naik dulu menggunakan ekslator untuk nyebrang ke Hotel MBS, nah habis esklator itu ada lokasi selfie yang maknyus banget. Banyak orang pada berselfie ria, nggak bule, ngak melayu, nggak chinese semua maniak selfie juga. Berhubung kami bukan tamu hotel MBS, kami turun lagi untuk ke MRT Bayfront, lewat underpass, yach ampun setelah underpass ketemu mall MBS yang ok banget, masa ada wisata perahu kaya di Venesia, mantap nih mall. Ummi sempat beli dompet modis (alias modal diskon) di Mango Touch. Karena bawa kantong Mango Touch jadi kami ditawari perawatan kulit yang bisa menghilangkan keriput dll merek Amrik bro. Salesgirl nya juga dari Amrik, jago mempromosikan produknya dan bisa buat konsumen terhanyut untuk membeli produknya, tapi karena saya selalu menjaga dengan baik kartu kredit saya, akhirnya permintaan salesgirl tsb saya tolak.

Garden by the BayLanjut kami naik MRT jalur Downtown line, jalur ini sepertinya baru karena di peta MRT versi gramedia Bogor tidak ada, ha ha. Jalurnya dari Bugis-Bayfront-Chinatown. Kami ke Chinatown untuk sambung MRT ke Farrer Park, stasiun setelah Little India. Keluar di Farrer Park stasiun langsung cari Mustafa Centre, depan Serangon Plaza saya melihat diseberang orang orang pada ke Mesjid untuk Jumat an, saya ijin dengan keluarga tercinta untuk Jumat an dulu, karena kalau tidak Jumat an tidak laki. Namanya Mesjid Angullia, belakangnya mirip nama Alia, di Mesjid ini saya merasakan ukhuwah islamiyah yang luar biasa, Subhanallah, Alhamdulillah saya bisa Jumatan di Singapore, kanan kiri banyak rekan dari India, Pakistan, Melayu, China dan ada Bule juga ada. Nyebrang dari Mesjid teratur tunggu lampu hijau nyala. Kalau di Singapore mobil takut sekali sama orang yang nyebrang benar, maksudnya di zebra cross dan mengikuti lampu merah, infonya kalau nabrak harus tanggung jawab full hingga gaji/pendapatan korban juga harus diganti.

Mustafa CentreUmmi dan anak anak nunggu depan Serangoon Plaza, kami coba masuk, apakata alarm plaza berbunyi karena dompet Mango Touch ummi mengandung chip detektor. Kami keluar lagi cari Mustafa Centre, ternyata di disamping belakang Serangoon Plaza, masuk sebentar untuk cari foodcourt, ternyata foodcourtnya di luar. Kami pesan nasi Briyani, ternyata porsinya banyak juga yach bisa buat rame rame. Makan di Mustafa Centre ditemani merpati karena banyak burung merpati disana. Habis makan kami langsung ke lantai 2 untuk beli coklat untuk oleh oleh, hampir satu lantai isinya coklat semua. Beres coklat kami lanjut jalan lagi ke gedung 2 Mustafa Centre, yang isi parfum semua, kami numpang ke toilet disini, tidak beli parfum sih. Lanjut ke halte Jalan Besar untuk naik bus, ternyata dapat bus tingkat, lumayan ngirit daripada naik bis Hippo bus. Lewat Rochor Rd liat Slim Lim Square dan Hotel 81 trus ke Victoria St dech. Taruh barang, rehat & Ashar.

Perjalanan dilanjut lagi ke Ikea Alexandra dengan bus no 120, waktunya kurang pas karena sore itu saat pulang kantor, jadi cukup padat. Sampe ada yang ribut juga di bus antara peranakan India dengan Chinese, ributnya sepanjang jalan dengan logat singlish yang kental. Lama juga naik bis dari Victoria – Alexandra Β± 1 jam sampe di Ikea. Ikea penuh perabot rumah yang unik, mirip informa tapi produknya lebih mensupport ke desain interior yang ok. Disini saya sebel banget sama ummi masa mau beli jojodok/bangku kecil, nggak ngerti pola pikirnya yang aneh, jauh jauh beli jojodok, bawanya itukan pasti ngerepotin. Tegas saya katakan tidak, masa macho gini bawa jojodok, kan nggak lucu.

Pulang dari Ikea naik bus, agak lebih cepat, karena tidak macet dan sudah malam juga. Kami turun di Clarke Quay untuk lihat lampu lampu disana, disisi Singapore river kami lihat keramaian malam Clarke Quay yang mirip pasar malam dari kejauhan. Ada permainan outdoor awesome fun, beberapa orang dilempar ke udara, teriak teriak ketakutan. Foto dikegelapan dengan latar belakang lampu gemerlap Clarke Quay dan kejauhan ada lampu Novotel, terasa sesuatu banget, mungkin karena belum makan malam kali yach. Putar putar cari makanan halal disana, nggak dapet akhirnya putar lagi ke mall, kebetulan ada Burger King, makan malam kita di BK Calrke Quay, kurang lebih pukul 11 malam waktu setempat. Just info BK di Singapore sudah di cap halal semua. Pulang ke hotel pakai bus lagi, di haltenya keren banget, kami bisa mengetahui berapa menit lagi bus no sekian datangnya. Lanjut rest rest rest.

Iklan
Categories: Travel Note | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: