Solo

20141129_140818Ini cerita perjalanan Solo ke 2, aneh keduanya dilakukan dalam 2 hari perjalanan. Pertama disuruh kantor untuk ikut workshop ESDM di Solo pada bulan Oktober 2013. Perjalanan dengan Garuda besoknya pulang dengan Garuda juga. Perjalanan pertama yang teringat hanya gagal berenang karena swiming poll di hotel Paragon ditutup sore hari. Ini perjalanan semalam jadi saat datang check in hotel langsung cari taksi untuk beli oleh oleh. Sama supir taxi diantar ketempat yang banyak jual oleh oleh, umumnya jenis keripik, ada keripik paru, belut dll. Malamnya naik taxi lagi ke toko Orion untuk beli oleh oleh tambahan berupa kue lapis Orion. Setelah itu jalan kaki seputaran Paragon, rencana mau cari makan khas Solo malah dapetnya warung lele goreng. Niat kuliner gagal sehingga makannya di KFC di mall sebelah hotel. Besok setelah workshop langsung pulang by garuda terakhir.

Disini bertemu dengan pak Gultom & pak Supriatna. Pak Supriatna ini ketua Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI). Orangnya nyunda pisan, kalau dengar ceritanya bapak satu ini sepertinya treveller sejati karena pernah around the world gitu dech. Kalau ke pa Gultom, saya kompori kalau ada workshop lagi yang jauh sekalian seperti ke Menado, Medan dll, supaya siapa tahu saya bisa joint gratis.

Solo kedua lebih mantep lagi, tanggal 28-29 November 2014, perjalanan ini diajak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menanam pohon bareng sebanyak 1 milyar. Apa nggak gempor tuch maculnya. Bintang tamu ada RI 1, pak Jokowi. Awalnya saya agak pesimis, paling yang datang diwakili menteri. Tau taunya di belakang pesawat saya saat landing ada pesawat ke presidenan bro. Dateng juga nich bintang tamu.

Saya langsung ke Solo Baru untuk check in di hotel Brother, nich hotel ok banget depan hypermart, harganya bersahabat dan ada rental sepeda nya pula. Hotelnya baru dan tertata rapi, dekat resepsionis dipajang 2 motor harley yang old style. Depan hotel berjajar warung nasi liwet khas Solo. Setelah ritual mandi malam langsung naik motor ojeg keliling Solo, awalnya ke Alun Alun Selatan Keraton Solo, sekilas mirip Alun Alun Selatan Keraton Yogya karena sama sama ada beringin kembarnya di tengah lapangan. Rencana mau cari nasi kucing tapi sudah pada habis karena memang sudah malam. Putar putar akhirnya parkir di lokasi Wisata Kuliner Galabo dekat Alun Alun Utara Keraton Solo. Banyak yang masih buka warung warung disini, menu makanannya khas Solo buanget. Ada sate buntel yang tusuk satenya aja double karena gedenya. Ada juga tengkleng berupa tulang kambing muda yang seger dimakannya mirip tongseng tapi ini maknyus buanget. Saya minumnya pakai jahe gepuk, rasa seperti nggak ada capenya bro.

Besok pagi saya langsung ke Wonogiri untuk Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon, lokasi di depan SD Ds Tempursari Kec.Sidoharjo Kab.Wonogiri Jawa Tengah, kalau bingung ini dimana bayangin saja waduk Gajah Mungkur. Banyak tamu yang datang, selain itu area dipenuhi paspampres yang berjaga, maklum RI 1 mau datang. Agak ngaret juga RI1 datangnya mungkin banyak ketemu anak anak pramuka di jalan yang sedang menunggu kehadiran beliau.
Daripada nggak ada kerjaan saya selfie dulu depan pohon pohon yang akan ditanam RI 1 trus selfie juga dengan penyanyi lingkungan Ully Sigar. Selanjutnya dilanjut panas panasan nungguin kedatangan RI1. Akhirnya datang juga rombongan sekitar jam 10an. Dilanjut sambutan pak Gubernur Jateng Ganjar Pranomo, dilanjut lagi sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan bu Siti Nurbaya. Setelah itu langsung pa Jokowi kasih pengarahan, pengarahan simple dan ok tak lupa pula bagi bagi sepeda ke masyarakat yang dapat menjawab pertanyaannya.

Presiden yang satu ini tidak suka cerimony maunya real, trus aksinya seperti vokalis rock band papan atas, berani mendekat ke masyarakat sehingga para paspampresnya pun di buat kalang kabut. Karena saking banyaknya yang mengejar pa Jokowi, saya ambil inisiatif saja untuk mengejar selfie dengan Bupati TangSel bu Airin yang hadir diacara ini, kesan pertama cantik, anggun, pendiam dan ramah. Top dech bu.

Setelah pa Jokowi bersilahturahmi dengan masyarakat, dia langsung beranjak pulang, rombongan mulai beranjak pulang pula. Saat jalan pulang dikeramaian saya ditarik pa Aher gubernur JaBar, banyak orang yang bilang saya kembarannya pa Aher. Si bapak tarik tangan saya untuk berselfie ria, tapi sambil berbisik saya sampaikan sebenarnya saya mirip Ridwan Kamil, teman-teman kantor pada bilang saya ini Ridwan Kamil kw 2.

Perjalan pulang ke Solo kita ikut iringan rombongan , sehingga dapat cepat sampai di Solo. Sampai di Solo sekitar jam 12.45 saya ganti baju dulu dan check out hotel. Karena sudah lapar diatar pa supir makan tengkleng di rumah makan tengkleng seputaran Solo Baru yang tidak jauh dari hotel. Dirumah makan Tengkleng ini saya juga menyantap sate kere yang bahan bakunya benar benar kere, ampas tempe tahu, usus dll dengan bumbu kacang.

Setelah puas makan tengkleng dan sate kere, saya lanjut ke bandara Adi Soemarno untuk go back to djakartah, tapi sebelumnya mampir ke toko batik, namanya Benteng sebelum bandara. Bukannya beli batik saya beli kaos untuk anak anak dirumah, moto di kaosnya “Biar Slow Asal Solo” dan “Solo Kota Seribu Soto”.

Iklan
Categories: Travel Note | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: