Lost in Singapore

Smile From Eu Tong Sen Street

Smile From Eu Tong Sen Street

Singapore edisi kedua ini penuh dengan cerita duka, gimana nggak duka.  Malam pertama saja kami sudah tersesat karena ternyata hotel Furama Singapore punya 2 lokasi hotel  yang berbeda, satu Furama Chinatown yang satu Furama River Front.  Kami nyasar disekitaran Furama River Front, tepatnya seputaran Havelock Road dan Outram Road, sedangkan hotel kami di Furama Eu Tong Sen Street dekat Chinatown.  Sudah tersesat, hujan pula, mana kaki habis dipakai jalan semalaman di Orchad.  Ini yang namanya sudah jatuh ketimpa tangga kejatuhan genteng, kalau di hastag jadi #paketkomplit.  Akhirnya kami tanggalkan juga jiwa treveler kami menjadi penumpang taxi yang manis.  Maklum kalau naik taxi infonya bukan treveller.  Bisa ditebak kalau sudah naik taxi cari alamat pasti mudah, gang kelinci aja pasti ketemu.  Akhirnya sampai juga di Eu Tong Sen Street.

Kk & Ade depan The Pod Beach Road

Kk & Ade depan The Pod Beach Road

Malam kedua tgl 26 Desember 2014 lebih tragis lagi, saya dan istri melihat sepasang bule ciuman depan kami berdua, saat di imigrasi Tuas Checkpoint Singapore.  Kami sempat antri 2 jam untuk mendapatkan stempel masuk Singapore lagi, saat itu kami pulang dari Legoland Malaysia.  Kaki ini sudah terasa lelah berdiri, tapi tak kunjung juga pasport di cap.  Sempat bisik bisik sama Istri, mesra juga tuh pasangan bule.  Kk  sudah di cap paspornya, dilanjut ade lolos dicap dengan mudah, ummi juga demikian.  Giliran saya tersalip 2 orang Filipinos.  Setelah beres 2 Filipinos tsb giliran saya di check paspornya.  Petugas bilang “from Indonesia”. Saya jawab “yap”. Petugas tanya lagi “do you have KTP?” Saya jawab “Yes I have”.  Petugas tanya lagi “can I see? “ Saya rogoh dompet lalu saya tunjukan KTP.  Setelah check KTP saya petugas meminta saya agar masuk ke ruang intrograsi imigrasi.  Dalam hati ada apa nich.  Pasrah saja ikuti itu petugas.  Sampai di ruangan ternyata banyak orang juga pada duduk berjejer rapih menunggu panggilan yang tak kunjung datang.  Saya disuruh duduk menunggu sesuatu yang sangat tidak jelas.  Sambil duduk saya teringat kembali cium mesra sepasang bule tadi.  Soalnya boundary imigrasi itu bisa dengan mudah memisahkan pasangan karena suatu hal yang tidak kita duga.  Pelajaran untuk kita semua saat di Imigrasi sebaiknya ciumlah pasangan dan keluarga kalian dengan mesra.

Merlion & Kk dikala malam

Merlion & Kk dikala malam

Malam ketiga, saat hendak melihat Merlion di malam hari, kami setelah dari Bugis Juction menggunakan MRT downtown line turun di Promenade, ternyata stasiun promenade jauh dari Merlion, itu stasiun dekat ke MBS, mau nyebarang susah, kaki juga sudah capai ditambah rintik hujan yang tak berhenti, akhir kami putuskan stop taxi sedapatnya.  Duduk manis kami di Taxi, tidak sampai 5 menit duduk, sampai di Merlion, saya melihat sendiri argo di taxi hanya 5 SGD, tetapi itu supir pencet pencet argo sehingga berubah menjadi 10SGD.  Agak aneh juga karena saat lost dimalam pertama kami dari daerah Riverside ke Eu Tong Sen Street saja hanya bayar 5 SGD itu pun jalannya cukup jauh juga.  Karena mimik muka saya berubah pak supir said “this charge u must pay 10 dollar”.  Karena nggak mau ribut yach sudah saya bayar saja, yang penting sampe ke Merlion, walaupun dalam hati agak dongkol nic supir pasti bohongin saya.  Keluar taxi masih hujan, karena kk ngebet mau foto dekat Merlion di saat malam, akhirnya terpaksa kami selfie sambil hujan hujanan.  Puas foto ria kami putuskan untuk kembali ke hotel, ternyata hujan tidak bersahabat makin deras, mana payung hanya satu itu pun kecil.  Dengan lincahnya kami lari lari menerjang hujan untuk cari bus ke hotel.  Karena tidak ada bus yang langsung, akhirnya kami turun naik bus plus nerabas hujan yang semakin lebat.  Sangat berkesan malam itu jadi teringat lagu “basah basah sekujur tubuh ah ah mandi malam”.

Iklan
Categories: Story, Travel Note | Tag: , , , , | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Lost in Singapore

  1. mma

    karyawan sukses euy, jalan2 tarus 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: