Bunati Beach

Coal Outcrop in Bunati Beach

Coal Outcrop in Bunati Beach

Cukup unik pantai satu ini, mungkin satu satunya pantai di dunia yang dinding pantainya menyingkap lapisan batubara.  Memang belum ada pendataan singkapan batubara di pinggir pantai, tetapi saya optimis hanya pantai Bunati saja yang memiliki singkapan batubara yang menjorok ke arah laut.

Quite unique this beach, probably the only beach in the world which have coal outcrop in wall beach. Indeed, there is no data collection coal outcrops on the beach, but I am optimistic only Bunati beach just have coal outcrop which juts into the sea.

Lokasi pantai ini di pesisir Kalimantan Selatan, tepatnya di desa Sebaban Dua, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.  Posisi dikanan jalan trans Banjarmasin – Batulicin, tepatnya di km 194.  Lebih kurang 5 menit dari desa Sebaban Dua.  Dari arah jalan kita harus melewati perkebunan sawit PT Sanjang Heulang, kemungkinan bos sawitnya orang Sunda karena menggunakan ‘eu’.  Pantai ini sudah dikenal masyarakat untuk rehat di sore hari sambil menunggu senja.  Sebagian pantai berpasir kecoklatan, datar, luas, asri, mobil motor dapat masuk ke pantai, serta ombak laut tidak terlalu tinggi.  Singkapan batubara terletak di sebelah kanan atau selatan pantai.  Sensasi agak berbeda, karena biasanya kalau pantai berdinding batugamping tetapi ini batubara si hitam manis yang bersentuhan dengan debur ombak.

Beach location in South Kalimantan coast, precisely in Sebamban Dua village, Angsana district, Tanah Bumbu, South Kalimantan. Position on the right road Banjarmasin – Batulicin, precisely at km 194. Approximately 5 minutes from Sebaban Dua village. From the way we had to pass through the oil palm plantation PT Sanjang Heulang, palm boss possibility Sundanese because  using ‘eu’. The beach was already known to the public for relax in the afternoon while waiting for dusk.  Brownish sandy beach, flat, wide, beautiful, the car can get into the beach, and ocean waves are not too high. Coal outcrop is located on the right or southern coast. The sensation is somewhat different, because usually if a limestone-walled coast but this coal in contact with the waves.

Bunati Beach

Bunati Beach

Pantai ini sering saya kunjungi di tahun 2008, saat ada pekerjaan eksplorasi diarea seputaran Sebamban Dua.  Pernah team kerja bermain bola di sore hari di pantai Bunati, dikomandoi sdr Hikmat yang sekarang sebagai mine geologist Petrosea.  Pantai berpasir kecoklatan ini cukup luas dan datar sehingga dapat bermain bola atau voli pantai,  tetapi kalau  golf sepertinya tidak bisa, bisanya bermain air dengan tongkat golf.  Mobil saja bisa masuk kepantai ini dijamin tidak amblas, tapi kalau mobilnya diarahkan ke tengah laut sudah pasti akan hanyut terbawa ombak.  Yang hobi mancing jangan lupa bawa peralatan pancingnya karena banyak spot mancing di sekitar pantai ini.  Usul, sebaiknya pantai ini jadi tempat laboratorium alam atau tempat ekskursinya para mahasiswa tambang atau geologi daerah Kalimantan.  Supaya mahasiswa dapat melek batubara dengan cara deskripsi batubara secara langsung yang ditemani deburan ombak laut selat Karimata yang tidak terlalu tinggi.  Meleknya jangan hukum dan politik saja, batubara juga harus dimelekin, karena sebagai salah satu sumber energi dan kekayaan negara.

I often visit this beach in 2008, when I have exploration work in Sebaban Dua area.  Ever team work play football in this beach, led by mr Hikmat now as mine geologist Petrosea.   Brownish sandy beach is quite wide and flat so it can play football or beach volleyball.  But can not play golf, usually water play with stick golf.  Any car can go ashore is guaranteed not vanish, but if the car is directed to the middle of the ocean is definitely going to be washed out by the waves. Whose hobbies are fishing,  bring equipment because many fishing spots around this beach. The proposal, this beach should be a natural laboratory or excursion area for mine or geology student Kalimantan. So that students can coal study with direct coal description accompanied Karimata sea waves are not too high. Open mind not just law and politic, coal also be studied, because as one source of energy and wealth of the country.

Batubara pantai Bunati masuk kedalam formasi Warukin, terbentuk kala Miosen.  Miosen itu 5-23 juta tahun yang lampau, cukup tuwir juga nich batubara.  Berkilap kusam, masih dijumpai struktur kayu dan resin.  Pokoknya pantai ini berbeda dengan pantai lainya, dijamin 100%.  Silahkan menikmati  indahnya matahari terbit dan tenggelam dari pantai Bunati bersama keluarga dan kerabat.  Kalau masih tidak percaya keindahan dan sensasi pantai Bunati silahkan datang dan buktikan sendiri.  Apabila butuh pemandu bisa hubungi saya, cukup dibayar dengan tiket pesawat pp, akomodasi selama perjalanan dan tentunya uang saku perharinya harus ada yach.  He he he.

Coal Bunati beach enter into Warukin Formation, formed when Miocene age. Miocene was 5-23 million years ago, old enough this coal. Dull, still found wood structure and resin. Anyway the beach is different from other beaches, guaranteed 100%. Please enjoy the beautiful sunrise and sunset from Bunati beach with your family and friends. If you still not believe the beauty and thrill of Bunati beach please come and see for yourself. If you need a guide can contact me, just paid with flight tickets return, accommodation during the trip and of course there should be an allowance per day yeah. He he he

Iklan
Categories: Story, Travel Note | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: