Leuit Ageung

Ade & Yang Ni @ Leuit Ageung

Ade & Yang Ni @ Leuit Ageung

Leuit itu artinya lumbung padi, ada dua macam Leuit, yaitu Leuit Ageung (besar) dan Leuit Alit (kecil).  Leuit Alit itu untuk satu keluarga saja sedangkan Leuit Ageung itu untuk keperluan satu dusun.  Konsep Leuit ini adalah tradisi masyarakat sunda yang sudah turun temurun.  Koperasi tradisional dan gotong royong sangat tersirat dan tersurat dalam konsep Leuit ini.  Itu adalah intisari yang saya dapat dari halaman depan menu masakan restaurant Leuit Ageung.  Restaurant Leuit Ageng dan de’Leuit itu satu group.  Kalau de’Leuit itu di Jl Pakuan (Ciheuleut) no 3 Bogor, mudahnya di belakang Giant Padjadjaran Bogor, keluar tol Jagorawi ambil kiri, ketemu Giant ambil kiri lagi, Insya Allah sampe.

Untuk jelasnya dapat lihat webnya di http://www.deleuit.co.id.  Peta kesampaiannya ada dalam web tsb.  Bulan Ramadhan kemaren de’Leuit buka cabang lagi di Taman Yasmin sektor 4 Bogor (seberang kantor pemasaran), dengan nama restaurant Leuit Ageung.  Restaurant ini masuk kedalam restaurant papan atas di Bogor, tentunya tidak pernah sepi dari pelanggan, sangat rekomendasi sekali untuk acara makan bersama keluarga.

Saya saja menulis de’Leuit ini karena sudah banyak cerita saya dan keluarga dibalik keberadaan de’Leuit Bogor.  Kisah sejak dari salah satu anggota keluarga besar ada sampai tiada.  Pernah saya ajak mamih Cimahi (sepupunya ibu mertua) kesini, beliau ini jago sekali membuat sambal terasi, sampe-sampe kalau mamih datang, bapak mertua selalu minta ke mamih untuk buat sambal terasi.  Pernah saya tanya ke mamih, “mih gimana enak nggak masakan de Leuit?” kata mamih “enak sakali, bumbu sundanya terasa”.  Bisa dibayangkan orang tua sunda asli saja yang jago buat sambal terasi pun mengakui kelezatan masakan de’Leuit ini.

Satu lagi, memory saya untuk restaurant de’Leuit, comment dari bapak mertua.  Dulu beliau kalau ke restaurant ini, hobby nya pesan gurame goreng, kalau guramenya sudah mau habis, selalu bilang “Ki ayo bongkar kepala guramenya, disitu nikmatnya makan gurame”.  Beliau selalu happy kalau makan di de’Leuit, mengingat lokasinya yang representatif dengan menu masakan sundanya yang juara habis.

Diatas sedikit story kuliner di de’Leuit.  Berikut cerita restaurant Leuit Ageung, banyaknya dari ibu.  Ibu tinggal di Taman Yasmin Bogor, tidak jauh dari Leuit Ageung.  Semenjak buka sampai pengalaman makan di Leuit Ageung, hari Minggu tanggal 20 September yang lalu, ibu sudah 3 kali sms ke saya, menginfokan lagi ada discount saat opening, harus booking dulu kalau mau buka puasa di Leuit Ageung karena waiting list nya spektakuler.  Terakhir, tanya kapan nich ajak-ajak mamah makan di Leuit Ageung?  Walaupun tanggal tua, saya paksakan untuk ajak ibu makan disana, ortu happy Insya Allah barokah untuk semua.  Senang benar bisa ajak ibu makan disana, walaupun minuman penutup bukan jus.  Ibu tampak happy karena restaurant nya enak untuk hang out bersama keluarga.  Tepatnya cozy tradisional habis, bikin suasana ngobrol bersama keluarga jadi nyaman.

Tips dari saya kalau sudah tanggal tua, kalau makan di restaurant minumnya air teh tawar saja, karena kalau pesan jus jatuhnya bisa mahal.  Harga jus bisa mendekati harga menu utama, jadi menu utama saja yang didahulukan biar bisa jadi #ngirittraveller. 😀

Saat ke Leuit Ageung, kami berempat saja, saya, Ade, Ummi dan Ibu (dipanggil Yang Ni).  Acaranya dadakan saja, saat kami datang ke Yang Ni, saya spontan ajak jalan, untuk cari makan siang.  Kesan pertama untuk Leuit Ageung , restaurant nya banyak tangga, mungkin management harus memperhatikan pegangan tangga untuk para orang tua, biar tambah aman.  Design restaurant sangat baik dan nyaman untuk acara keluarga, terutama acara yang ulang tahun.

Ade & ayunan @ Leuit Ageung

Ade & ayunan @ Leuit Ageung

Menu yang kami pesan kerang hijau saus padang, keredok dan gurame telur asin.  Kalau Yang Ni hanya pesan mie goreng. Hidangan tersaji tidak pake lama, langsung kami tuntaskan pekerjaaan makan siang ini dengan sigap.  Rasanya sekali lagi juara habis bro.  Kalau nggak percaya coba dech ajak dan traktir saya makan di Leuit Ageung, dijamin setuju dengan penilaian saya. 😀

Restaurant Leuit Ageung punya sarana bermain anak juga, terbukti dengan foto dokumentasi Ade saat main ayunan disana.  Mushola juga ada, lapangan parkir yang luas juga ada, pokoknya komplit, asal jangan tanya lapangan footsal ada nggak disana yach? He he.

Salam kuliner Sundanese.

Iklan
Categories: Culinary | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: