Bengkulu

Pantai Panjang

Pantai Panjang

Empat tahun yang lalu, tepatnya Desember 2011, saya sempat menginap semalam di Bengkulu. Kebetulan ada tugas dari kantor untuk kunjungan ke lokasi tambang batubara di desa Air Banai, Kecamatan Hulu Palik, Lubuk Durian, Bengkulu Utara. Swear (dibaca suwer), saya kesana bukan bermaksud untuk berburu durian, tetapi untuk lihat tambang batubara.  Info saja kalau musim durian banyak pemburu durian berburu durian di Lubuk Durian, salah satu sentra durian di Bengkulu Utara. Kebetulan saat kesana sedang tidak musim durian, yang ada juga musim menambang batubara.

Berangkat 13 Des 2011, pulang besoknya, dengan Batavia Airlines. Batavia Airlines sekarang sudah tidak ada lagi, sudah pailit beberapa tahun yang lalu. Sampai di Bengkulu sore, Alhamdulillah sudah ada yang jemput. Karena sudah sore, saya diminta untuk bermalam saja di Bengkulu. Saya diarahkan untuk tidur dengan Bidadari, maksudnya bermalam di Hotel Bidadari Beach, 😛

Bidadari Beach Hotel

Bidadari Beach Hotel

Hotel Bidadari Beach di jl Pariwisata Pantai Panjang no 14 Bengkulu, cari di google map juga ada. Depan hotel terhampar Pantai Panjang, tinggal nyebrang jalan saja. Pantai Panjang ini destinasi wajib saat datang ke Bungkulu. Pantainya berpasir putih dan terhampar panjang sekali sesuai namanya. Sempat ambil foto di Pantai Panjang kala senja mulai hadir. Gelombang Samudra Hindia tak henti-hentinya menghampiri pantai ini dengan dorongan angin yang tidak pernah tertidur. Puitis juga yach kalimatnya, semoga tertular bang Andrea Hirata. Kesan pantai ini menenangkan perasaan, terbukti saat perasaan gundah karena penurunan harga yang luar biasa di sektor energi, baik minyak maupun batubara. Dengan menulis sepenggal cerita dari Pantai Panjang ini, baik perasaan maupun pikiran menjadi tenang, luar biasa bukan.

Saya bermalam sendiri di hotel Bidadari, tetapi tidak ada satupun bidadari yang menemani. Apa boleh buat, makan malampun sendiri di KFC Mega Mall Bengkulu.  Sesampainya lagi di hotel, karena tidak ada teman ngobrol, saya langkahkan kaki ke warung seberang hotel, yang buka di Pantai Panjang, untuk menikmati segelas kopi dan hembusan angin malam di pantai. Ditemani segelas kopi, saya menikmati malam panjang di Pantai Panjang dengan penuh kesan yang panjang.

Pantai Panjang Kala Senja

Pantai Panjang Kala Senja

Tak terasa waktu berlalu, akhirnya merasakan juga pagi yang indah di Pantai Panjang, breakfast nasi goreng dan teh manis sudah tersedia di depan kamar, sudah menyapa untuk segera disantap. Tak berapa lama rekan kerja hadir menjemput, untuk segera berangkat ke Lubuk Durian.  Pagi yang indah, 14 Desember 2011 adalah hari dimana saya melihat Benteng Marlborough dari kejauhan, benteng peninggalan Inggris di kota Bengkulu. Benteng ini tentunya memiliki cerita sejarah yang panjang, silahkan baca di Wikipedia. Namanya hampir-hampir sama dengan rokok kegemaran saya, yaitu Marlboro, beda diakhiran ugh saja. Silahkan diteliti apakah ada kesamaan maksud dibalik nama tersebut.

Perjalanan PP ke Lubuk Durian berjalan lancar, catatan untuk laporan ke kantor juga sudah lengkap. Akhirnya meluncur kembali ke Bengkulu, mengingat tiket pesawat pulang ke Jakarta jam 4 sore. Sesampai di Bengkulu, diajak makan di rumah makan padang, yang cukup besar dan ramai pengunjung, saat ini saya lupa nama rumah makannya. Yang jelas dijalan utama menuju ke bandara Fatmawati Soekarno, posisinya disebelah kanan jalan.

Karena lupa nama rumah makannya, jadi tidak diulas lebih dalam rasanya, pastinya enak banget karena gratis ditraktir teman yang mengantar. 😛

Selesai sudah perjalanan semalam di Bengkulu, diakhiri dengan beli oleh-oleh Lempuk Durian Khas Bengkulu di outlet Bandara Fatmawati Soekarno untuk keluarga dirumah. Jadi harap diingat kalau ke Bengkulu jangan lupa singgah di Pantai Panjang dan Benteng Marlborough, untuk oleh-olehnya jangan lupa Lempuk Durian khas Bengkulu, dijamin akan terekam dalam ingatan, terbukti dari tulisan ini, cerita empat tahun silam saja masih terekam baik.

Salam dari Pantai Panjang

Iklan
Categories: Travel Note | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: