Rammang Rammang

@ Rammang Rammang

Jangan dibaca remang remang ya.  Baca saja Rammang Rammang yang artinya sekumpulan awan atau kabut.  Lokasi geowisata yang lagi ngehit dijaman now, tidak jauh dari Makassar, lebih kurang satu setengah jam dengan mobil via tol.  Lokasinya di Kabupaten Maros.  Makanya dibilang Maros Hidden Paradise.

Awalnya tidak ada niat kesana, karena selama di pesawat nonton film The Nekad Traveler.  Salah satu lokasi syuting nya di Rammang Rammang.  Terkagum kagum lihat sekilas keindahan alamnya, bentangan morfologi karst, jadi penasaran mau kesana.

Sebagai traveler karbitan yang kurang sponsor, nggak mau rugi sudah terbang jauh masa tidak lihat tempat yang indah indah sih.  Akhirnya dengan tanpa ragu sewa mobil juga, include driver, supaya bisa sekalian ke Bantimurung.

Rammang Rammang dekat area pabrik Bosowa, dari arah jalan aspal terlihat morfologi karst yang khas di kanan jalan.  Tujuan ke Dermaga satu Salenrang via jalan hauling Bosowa, tidak jauh dari jalan aspal.  Kebetulan driver yang ada sering antar turis ke Rammang Rammang jadi punya link dengan tukang perahu disana, sehingga dibantu proses booking perahu nya.  Maklum kalau weekend banyak wisatawan yang datang sedangkan jumlah perahu terbatas, jadi sebaiknya booking dulu deh.  Daripada disana cuma bengong bengong dipinggir sungai sambil liat orang pada sibuk naik perahu.

Smile from Rammang Rammang

Dermaga satu Salenrang cukup komplit, ada penyewaan topi, resto, toilet, dan kios souvenir.  Nama sungainya Pute, artinya putih, karena dermaga satu ini dekat jembatan pertama yang berwarna putih.  Dari dermaga kita diajak wisata dengan perahu / long boat ke arah kampung Berua.  Sepanjang lintasan disungguhi pemandang morfologi Karst yang luar biasa.  Formasi batugamping Tonasa yang berumur Oligosen Tengah.  Sambil susur sungai Pute yang membelah morfologi Karst, Pinnacle karst / menara karst terlihat megah dikanan kiri sungai.  Subhanallah betapa agungnya Allah sang maha pencipta, keindahan morfologi karst yang sangat sempurna, perfecto tidak ada yang kurang.

Terkadang perahu melalui gua batugamping, terlihat stalaktit menjadi ornamen hiasan atap gua, dipercantik dengan tetesan air yang melaluinya.  Indah, gagah, amazing pemandangan morfologi karst kanan kiri sepanjang lintasan sungai Pute, suasana jadi teringat film Rambo saat si jagoan susur sungai dan naik heli dengan background view morfologi karst Vietnam.

Dekat kampung Berua sungai menyempit, banyak perahu yg stand by menunggu wisatawan yang jalan jalan di pedataran Kampung Berua.  Sawah sudah mulai menguning, melambai lambai tertiup angin membuat suasana morfologi Polje / dataran di tengah perbukitan batugamping terumbu semakin sulit dilupakan, dalam hati this place piece of heaven on Maros.

Entrance to Diamond Cave

Pemantang sawah sudah tertata rapih dan diberi papan papan sehingga wisatawan asyik berfoto dengan kemegahan bukit karst sebagai background nya.  Tidak terlalu banyak rumah penduduk, yang ada hamparan luas sawah sejauh mata memandang, dataran dikelilingi bukit-bukit batugamping terumbu yang dengan gagah membentengi.  Luar biasa indah.

Susur sungai sudah, susur pedataran sudah, akhirnya kami putuskan untuk susur gua, karena kami sekeluarga belum pernah masuk gua ditempat seindah ini.  Plang penunjuk arah terpampang Gua Berlian, kami berjalan kearah Gua Berlian siapa tau dapat berlian disana.  Sebelum masuk kami rehat dulu minum kelapa muda dari bapak penemu gua berlian.  Gua nya sempit dan vertikal kearah atas, masuk harus antri, karena spot gua nya tidak terlalu luas.  Manjat keatasnya dibantu tangga dan tali yang sudah disediakan pemandu.  Cukup sempit, jadi kalau diameter lingkar perut anda > 1 meter dijamin tidak bisa masuk ke gua.  Spot gua gelap banget, dibantu senter pemandu, kami diinfokan keberadaan fosil kerang purba yang cukup besar, stalaktit yang dilapis tetesan air sehingga memberi gemerlap berlian dan stalagmit yang berbentuk seperti orang sedang bersemedi.

Terkagum atas ciptaan Allah yang maha sempurna, kami abadikan dengan berfoto dikegelapan.  Turun dari gua bergegas cari pisang goreng sambal dirumah penduduk untuk rehat sejenak, dilanjut ke perahu lagi untuk pulang.  Puas sudah berpetualang di kampung karst Maros.  Sebelum sampai ke dermaga satu, perahu singgah di Kampung Batu untuk dapat berpose diatas menara menara batugamping.  Instagramable banget bray..

Morfologi Karst Rammang Rammang

Beres wisata Rammang Rammang, mobil mengarah ke Bantimurung, Kingdom of Butterflies di bumi Maros.  Sangka kami perjalanan tidak lama, ternyata cukup membuat kami terlelap juga karena kecapaian berpetualang di dalam gua.  Kalau Bantimurung lokasi wisata yang sudah cukup lama dikenal, air terjunnya fenomenal dan tidak pernah kehabisan akan debit air.

Langsung kami kerarah air tejun, jalan masuk sudah tertata rapih dan beralaskan semen.  Banyak penjaja kupu kupu yang diawetkan untuk gantungan kunci, maupun aksesoris hiasan.  Kami rehat sejenak sambil makan siang yang sudah kesorean dekat air terjun ditemani beberapa kupu kupu kuning yang cantik berterbangan.  Termenung sejenak melihat besarnya debit air terjun Bantimurung yang mengingatkan akan kebesaran Sang Khaliq, Allah SWT yang semua ciptaan selalu sempurna dan penuh dengan keseimbangan.

Tidak lama di Bantimurung, karena badan sudah lelah.  Sebelum beranjak pulang, ikut sholat di Mesjid dekat pintu keluar.  Sambil memanjatkan doa syukur Alhamdulillah atas kemurahan Allah sehingga kami sekeluarga dapat traveling sampai jauh hingga keseberang lautan, dengan sajian pemandangan bukit bukit Karst yang luar biasa.  Takbir.

“Rampea Golla Na Kurampeki Kaluku.”

“Say for me as sweet as sugar I will be know your self as tasteful of coconut.”

Iklan
Categories: Travel Note | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: